Author: admin

  • Manakah Yang Lebih Kuat, Bata Merah VS Hebel ??

    Manakah Yang Lebih Kuat, Bata Merah VS Hebel ??

    Perkembangan membuat banyak sekali perubahan terutama dari segi ketersediaan material
    banguan. Hal ini kamu bisa bebas memilih untuk bahan pembuatan struktur bangunan Hunian
    atau Gedung yang bisa kamu sesuaikan dengan konsep bangunan ataupu budget yang kami
    miliki.

    Dalam bahan baku pembuatan dinding, saat ini sangat popular dengan 2 (Dua) opsi material
    terpopuler yakni Bata Merah dan Bata Hebel atau biasa disebut dengan Bata Ringan.
    Walaupun keduanya adalah sama-sama bahan baku pembuatan dinding, yuk Simak
    penjelasan lebih meluas Bata Merah dan Bata Hebel, agar kamu bisa memilih secara tepat
    material bata mana yang paling cocok digunakan untuk Bangunan yang kamu inginkan.

    Bahan Utama Bata Merah dan Bata Hebel

    Pembuatan, Bata Merah diproduksi dari tanah liat dengan proses pencetakan yang kemudian
    dibakar pada suhu tinggi hingga mengering dan mengeras. Sementara itu, bata hebel yang
    terdiri dari dua jenis, yakni Autoclaved Aerated Concrete (AAC) dan Cellular Lightweight
    Concrete (CLC) menggunakan bahan utama yang sedikit lebih kompleks dibandingkan material
    bata merah.

    Bata hebel AAC, proses produksi yang dilakukan menggunakan bahan utama berupa semen,
    pasir kwarsa, kapur, gypsum, air, dan pasta alumunium. Sementara, untuk bata hebel CLC
    dibuat menggunakan bahan utama seperti pasir, semen, air, dan busa.

    Kekuatan Bata Hebel dan Bata Merah

    Bata Hebel dalam produksinya menggunakan bahan pengikat berupa semen yang memiliki
    kekuatan lebih tinggi ketimbang tanah liat pada bata merah. Alhasil, kekuatan bata hebel jauh
    lebih unggul. Terlebih lagi, material bata hebel ini pun menggunakan campuran bahan yang
    sama seperti bahan pembuatan beton sehingga memenuhi standar untuk pembuatan
    bangunan tahan gempa.

    Bata Merah dalam materialnya pun hanya memiliki kemampuan untuk menahan beban
    sekitar 25 kilogram per sentimeter persegi. Sementara, bata hebel dapat menahan beban
    mencapai 40 kg per sentimeter persegi. Dengan demikian, hal ini menunjukkan bahwa bata
    hebel memiliki kekuatan dua kali lebih baik ketimbang bata merah.

    Penggunaan Bata Hebel dan Bata Merah

    Umumnya, bata merah dibuat oleh industri rumahan, sedangkan bata hebel diproduksi
    menggunakan teknologi yang lebih modern sehingga memengaruhi kerapian yang dihasilkan.
    Bata hebel mempunyai ukuran, bentuk, dan kualitas yang seragam agar memudahkanmu
    dalam mengaplikasikannya. Lain halnya dengan bata merah yang memiliki ukuran dan bentuk
    tidak seragam sehingga memerlukan plesteran tebal untuk menghasilkan dinding rata.

    Meskipun demikian, bata merah lebih mudah untuk dipasang karena tidak memerlukan
    keahlian khusus, sedangkan bata hebel sebaiknya dipasangkan oleh ahli khusus agar hasilnya
    presisi. Selain itu, bata merah pun sangat cocok digunakan pada bidang bangunan yang kecil,
    sedangkan bata hebel lebih pas digunakan pada bangunan yang terdiri dari beberapa lantai.

    Harga Bata Hebel dan Bata Merah

    Sangat mudah ditemukan di hampir semua toko material, bata merah dijual dengan harga
    yang cukup terjangkau sehingga sangat cocok digunakan oleh kamu yang memiliki anggaran
    terbatas untuk membangun hunian impian. Lain halnya dengan bata hebel yang
    ketersediaannya saat ini masih cukup jarang sehingga dijual dengan harga yang lebih mahal
    ketimbang bata merah.

    Penjelasan di atas mengenai perbedaan bata hebel dan bata merah, diharapkan kamu bisa
    menemukan material dinding terbaik yang disesuaikan dengan jenis bangunan, finishing, dan
    anggaran yang dimiliki.

    Berencana ingin membuat Rumah Tinggal ataupun Bangunan Bisnis percayakanlah kepada
    kami, Pakons telah berpengalaman dalam mengerjakan berbagai jenis proyek konstruksi, baik
    konstruksi skala kecil atau besar, kami memiliki pekerja professional dibidangnya yang mampu
    bekerja secara professional dan terjamin. Area jangkauan kerja kami seluruh wilayah
    Indonesia. info lebih lengkap bisa kontak kami di Whatsapp (+62) 838-9132-6781

    Sumber Informasi : dekorrumah, architect.id, propertyandthecity

  • Macam Jenis dan Penggunaannya Baja Konstruksi Rumah

    Macam Jenis dan Penggunaannya Baja Konstruksi Rumah

    Apa sajakah jenis-jenis baja dan penggunaannya? Baja merupakan salah satu logam yang paling banyak digunakan dalam dunia konstruksi, bukan hanya konstruksi bangunan megah saja, melainkan juga digunakan dalam konstruksi bangunan rumah.

    Mungkin beberapa orang masih bingung membedakan mana yang besi dan mana yang baja. Secara komposisi, besi dan baja ini memang berbeda, meskipun besi dan baja memiliki kandungan unsur utama yang sama yakni Fe, namun kadar karbon lah yang membedakan besi dan baja.

    Kandungan karbon inilah yang berfungsi untuk membedakan tingkatan antara baja yang satu dengan jenis baja yang lainnya. Tujuan terpenting mencampurkan kandungan karbon ini adalah untuk menguatkan dan mengeraskan baja tersebut sehingga cocok digunakan dalam konstruksi bangunan. Selain kandungan karbon, baja juga memiliki komposisi zat lain, misalnya mangan, krom, vanadium, serta campuran lainnya. Awtnya bahan dari baja ini juga disebabkan karena sifatnya yang sangat keras sehingga cocok untuk konstruksi jenis apapun. Begitupun dengan konstruksi rumah.

    Bagi anda yang berkeinginan untuk membangun rumah dengan menggunakan bahan yang kuat serta berkualitas, anda bisa mencoba menggunakan konstruksi berbahan baja. Dalam hal ini akan dijelaskan terkait jenis-jenis baja yang sering digunakan dalam sebuah konstruksi.

    Bermacam Baja Konstruksi Rumah

    Baja Wide Flange (IWF)

    Baja jenis ini merupakan jenis baja yang paling sering digunakan dalam dunia konstruksi. Baja wide flange ini biasanya digunakan untuk konstruksi kolom jembatan, tiang pancang, bottom chord member, kanopi, dan berbagai konstruksi bangunan lainnya.

    Baja Kanal U (UNP)

    Hampir sama dengan jebis baja wide flange, baja kanal U ini juga biasa digunakan dalam konstruksi kolom jembatan. Meskipun sangat jarang digunakan karena lebih mudah mengalami lekukan.

    Baja CNP (Lipped Channel)

    Jenis baja CNP ini paling sering digunakan dalam konstruksi yang lebih rumit, antara lain untuk balok dudukan penutup, girts atau elemen yang digunakan untuk pegangan penutup dinding, dan konstruksi lainnya. Baja CNP ini juga biasa disebut dengan kanal C, balok purlin, profil C.

    Baja H-Beam

    Baja H-Beam biasa digunakan dalam konstruksi kolom jembatan, tiang pancang, kanopi, dan berbagai jenis konstruksi lainnya. Nama dari baja H-Beam ini adalah baja IWF, WF, UB.

    Baja Siku

    Jenis baja ini memiliki 2 macam, yakni baja siku biasa dan siku berlubang. Ukuran yang dimiliki pun antara 50 mm sampai 250 mm. tipe baja jenis ini pun juga bermacam-macam, yakni tipe equal angel dan unequal angel sedangkan jenis baja siku lubang biasanya digunakan untuk sandaran buku dan rak lemari.

    Steel Pipe

    Jenis baja yang satu ini biasa digunakan untuk konstruksi bracing, baik secara horizontal maupun secara vertical. Biasanya juga digunakan dalam pembuatan rangka atap, kolom arsitektur, serta support komponen arsitektur lainnya karena memang baja steel pipe ini memiliki nilai artistic yang bagus karena memilii bentuk silinder. Nama lain dari baja steel pipe ini adalah steel tube dan pipa.

    Baja T-Beam (Hot Rolled)

    Jenis baja T-Beam ini memang dikhususkan untuk sebuah konstruksi yang membutuhkan kekuatan bahan bangunan. Baja T-Beam ini memiliki sebuah struktur berupa load-bearing-logam yang berbentuk seperti huruf T. Bentuk T ini berfungsi untuk melawan adanya tegangan tekan, sedangkan bagian baja yang berbentuk balok pada bagian flens berfungsi untuk melawan tegangan tarik. Baja T-Beam ini biasanya digunakan untuk pembuatan rangka kanopi dan balok lantai. Sebutan lain untuk Baja T-Beam ini adalah balok T.

    Keuntungan Sebagai Material Konstruksi Rumah

    Jenis-jenis baja dan penggunaannya yang sudah disebutkan di atas memang biasa digunakan dalam konstruksi bangunan, termasuk bangunan rumah. Jenis-jenis baja dan penggunaan konstruksi baja dalam bangunan rumah memang memiliki banyak keuntungan karena cepat, bisa digunakan dalam skala besar, serta harganya lebih murah jia dibandingkan dengan material beton, namun dalam pengerjaannya, material baja membutuhkan keakuratan yang cukup tinggi.

    Material baja dibuat oleh pabrik, sehingga kualitas mutunya memang sudah bagus. Selain itu, baja juga relatif lebih ringan dibandingkan dengan beton sehingga pengerjaannya lebih mudah. Selain pengerjaan yang lebih mudah, juga dapat berfungsi untuk mengurangi berat dan keseluruhan bangunan sehingga lebih meminimalkan kerusakan saat terjadi runtuhan (biasanya disebabkan oleh gempa atau getaran lainnya).

    Baja: Hemat untuk Rumah Impian Anda

    Konstruksi baja yang digunakan untuk membangun rumah memang memiliki banyak keuntungan. Keuntungan yang pertama yakni cepat. Penggunaan baja dalam konstruksi rumah lebih cepat dan efektif dibandingkan dengan beton cor yang lebih membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pengeringannya. Keuntungan yang kedua yakni lebih menghemat biaya. Penggunaan konstruksi baja untuk membangun rumah tidak diperlukan papan dari tripleks untuk membangun tiang seperti yang dilakukan pada beton cor.

    Sudah mengetahui tentang Jenis-jenis baja dan penggunaannya? Untuk mengetahui lebih lanjut, anda bisa menanyakan hal ini dengan tukang bangunan langganan anda. Demikian informasi terkait dengan jenis-jenis baja dan penggunaannya untuk konstruksi rumah. Semoga bermanfaat untuk anda yang merencanakan untuk memperkuat bangunan rumah anda.

    Dimana saya bisa pesan jasa konstruksi baja terpecaya?

    Pakons telah berpengalaman dalam mengerjakan berbagai jenis proyek konstruksi, baik konstruksi skala kecil atau besar, kami memiliki pekerja professional dibidangnya yang mampu bekerja secara professional dan terjamin. Area jangkauan kerja kami seluruh wilayah Indonesia. info lebih lengkap bisa kontak kami di WA (+62) 838-9132-6781

  • Tips Memilih Kontraktor Mekanikan Elektrikal Serta Pernanannya

    Tips Memilih Kontraktor Mekanikan Elektrikal Serta Pernanannya

    Dalam proses pembangunan gedung perkantoran dan beragam jenis bangunan lainnya, Kontraktor Mekanikal Elektrikal atau Kontraktor MEP menjadi bagian penting yang tidak boleh ditinggalkan. Mengapa demikian? Pasalnya layanan jasa yang diberikannya akan sangat membantu proses pembangunan agar lebih cepat selesai. Tidak hanya itu, hal ini juga berkaitan dengan berbagai peranan penting yang dimiliki.

    Mengenal Kontraktor Mekanikal Elektrikal

    Kontraktor Mekanikal Elektrikal atau disingkat menjadi ME dikenal sebagai jenis layanan jasa yang mana pekerjaannya berkaitan dengan konstruksi bangunan. Tanpa adanya kontraktor tersebut, maka proses pembangunan proyek pun tidak akan berjalan dengan baik.

    Banyak orang yang menyamakan antara tugas kontraktor tersebut dengan arsitek atau ahli teknik sipil. Padahal keduanya jelas memiliki tugas yang berbeda. ingin tahu apa saja perbedaannya? Simaklah uraian penjelasannya berikut ini :

    Mechanical Enginnering

    Tugas Kontraktor Mekanikal Elektrikal

    Berikut adalah beberapa tugas yang dimiliki seorang kontraktor mekanikal elektrikal :

    1. Melakukan proses pemasangan untuk instalasi listrik, dimulai dari jenis bangunan rumah hingga beragam jenis gedung pencakar langit.
    2. Melakukan proses pemasangan untuk instalasi elektrikal, seperti halnya pada sistem pemasangan fire alarm, jaringan telepon, internet, tata suara dan beragam hal lainnya.
    3. Melakukan proses pemasangan dari beragam jenis mesin yang terdapat di dalam gedung. Termasuk diantarannya mesin pompa yang digunakan untuk mengalirkan air ke segala arah, baik itu air menuju basement, air mancur, hingga mesin lift yang juga ditujukan untuk mempermudah para pengunjung gedung dan lainnya.
    4. Melakukan proses pemasangan untuk instalasi AC. Bagian yang satu ini umumnya disimpan di area plafon yang menggunakan sistem instalasi ducting. Dalam hal ini layanan jasa tersebut akan menggunakan mesin khusus yang dikenal dengan nama AHU atau pun mesin AC split yang umumnya ditempatkan di bagian dinding.
    5. Melakukan Proses pemasangan untuk Sistem Pemadam Kebakaran seperti fire hydrant dan fire sprinkler yang merupakan bagian penting untuk melindungi bangunan tersebut.

    Tugas Ahli Sipil

    Berbeda dengan tugas yang dimiliki oleh seorang kontraktor mekanikal elektrikal, berikut ini adalah beberapa tugas yang dimiliki seorang ahli teknik sipil.

    1. Tugas pertama seorang teknik sipil adalah melaksanakan pekerjaan yang berkaitan dengan struktur bangunan, termasuk pula landscape, arsitektur, hingga mempertimbangan tampilan untuk interior juga eksterior dari bangunan yang akan dibuat.
    2. Jika pekerjaannya ditempatkan dalam satu jenis proyek tertentu, maka ia juga akan memegang kendali pihak yang mengatur manajemen serta bertanggung jawab terhadap hasil pekerjaan kontraktor mekanikal elektrikal itu tadi.

    Dari penjelasan di bagian atas tadi dapat Anda lihat bahwa pekerjaan kontraktor mekanikal elektrikal itu jelas berbeda dengan ahli sipil. Pasalnya ahli sipil memiliki tugas dan ruang lingkup kerja yang lebih luas. Sedangkan untuk kontraktor mekanikal elektrikal itu sendiri tugas yang dimilikinya justru lebih terfokus pada beberapa bagian saja.

    Memilih Layanan Jasa Kontraktor Mekanikal Elektrikal

    Bagi Anda yang hendak menggunakan layanan jasa dari kontraktor mekanikal elektrikal, maka pastikanlah untuk mempertimbangkan beberapa hal di bagian bawah ini :

    1. Reputasi Baik
      Saat ini layanan jasa kontraktor mekanikal elektrikal hadir dengan jumlah banyak dan bahkan telah tersebar luas di berbagai belahan Indonesia. Namun bagi Anda yang ingin mendapatkan layanan terbaik,maka pastikanlah untuk memilih layanan yang berkualitas. Seperti halnya dengan memilih layanan yang memiliki reputasi baik.
    2. Memiliki tenaga kerja berpengalaman
      Tips selanjutnya yang tidak kalah penting untuk Anda perhatikan dalam memilih jasa yang memiliki tenaga kontraktor mekanikal elektrikal berpengalaman, sehingga kesalahan pun sangat jarang dilakukan dan proses pengerjaan tugas dapat dilakukan dengan lebih cepat.
    3. Ketersediaan alat yang lengkap.
      Bagian selanjutnya adalah mempertimbangkan jasa kontraktor mekanikal elektrikal yang memiliki kelengkapan alat atau tidak. Pasalnya setiap tugas yang dimiliki kontraktor mekanikal elektrikal tersebut selalu berkaitan dengan penggunaan alat. Selain itu, dengan kelengkapan alat yang dimilikinya, maka pekerjaan pun dapat dilakukannya dengan lebih lancar.
    4. Mudah untuk dihubungi
      Tips paling akhir yang tidak boleh Anda lewatkan dalam mempertimbangkannya adalah tingkat kemudahan untuk dihubungi. Hal ini dikarenakan jenis pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor mekanikal termasuk dalam kegiatan penting yang harus dilakukan dengan segera dalam proses pembangunan bangunan. Karena itulah pastikan untuk memilih jasa yang mudah dihubungi, agar setiap kebutuhan yang Anda perlukan darinya dapat dikerjakan dengan segera.

    Untuk Instalasi dan Pemasangan Lift / Elevator bangunan bertingat percayakanlah kepada kami Pabutama Kontruksi untuk memberikan rekomendasi dan juga menyediakan kebutuhan peralatan tersebut. Pabutama Kontruksi sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun baik dalam kontraktor pembangunan dan mekanikal elektrikal.

    Apabila anda membutuhkan bantuan untuk kebutuhan Mekanikal Elektrikal anda dapat menghubungi kami di nomor +62 838-9132-6781 atau melalui email kami di pabutamakonstruksindo2022@gmail.com.

  • Mengenal 10 Jenis Baja Dan Kegunaannya

    Mengenal 10 Jenis Baja Dan Kegunaannya

    Material untuk keperluan konstruksi bangunan terdiri dari berbagai macam jenis. Salah satu yang paling digunakan saat ini adalah baja. Sudah bukan rahasia umum lagi apabila material yang satu ini memiliki kekuatan yang sangat baik membuatnya banyak dimanfaatkan dalam berbagai keperluan konstruksi termasuk pembangunan gedung, jembatan, hingga hunian rumah. Ada beberapa jenis baja yang umumnya dijual oleh distributor besi baja.

    Berbagai jenis baja yang dijual oleh distributor besi baja dikenal sebagai material konstruksi di berbagai bidang industri. Selain itu fungsi yang dimiliki oleh baja bergantung pada bentuk dari jenis material baja itu sendiri. Yang pasti baja merupakan logam yang terbentuk melalui perpaduan antara ikatan logam besi (Fe) yang merupakan unsur utama dari material ini sedangkan karbon (C) merupakan unsur paduan utama. Kandungan unsur karbon yang terdapat pada baja berkisar antara 0,2 hingga 2,1 % dengan berat yang sesuai dengan gradenya. Karbon yang terdapat pada pada baja memiliki peran sebagai unsur pengeras yang berguna pada kisi kristal atom besi.

    Jenis Baja Yang Perlu Diketahui

    Baja Karbon Rendah

    Seperti namanya, Jenis baja karbon rendah merupakan baja yang mengandung unsur karbon dalam kadar yang rendah yakni sekitar 0,05 hingga 0,3 %. Janis yang satu ini memiliki sifat utama yang dapat dengan mudah ditempa dan mudah diolah dengan memanfaatkan bantuan mesin.

    Baja karbon rendah yang memiliki kadar sebesar 0,05 hingga 0,2 % banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya saja pada pembuatan body mobil, pipa, rantai, struktur sebuah bangunan, sekrup, hingga paku. Sedangkan, untuk kadar yang lebih tinggi yakni lebih dari 0,2 atau hingga 0,3 % biasanya banyak dimanfaatkan dalam pembuatan baut, gigi kendaraan, serta jembatan.

    Baja Karbon Menengah

    Salah satu jenis yang dapat dibeli melalui distributor besi baja adalah jenis baja yang memiliki kandungan karbon dalam jumlah menengah memiliki kekuatan yang lebih dibanding baja dengan kandungan karbon yang rendah. Karena karakternya yang kuat tersebut, baja karbon menengah akan lebih sulit untuk dipotong, dilas, ataupun dibengkokkan. Kandungan karbon yang terdapat pada baja karbon menengah yaitu berkisar antara 0,3 sampai dengan 0,4 %, umumnya baja jenis ini banyak dimanfaatkan dalam membuat pin engkol, batang penghubung, dan as roda.

    Sementara jumlah kandungan karbon lain pada baja menengah yakni berkisar antara 0,4 hingga 0,5 % yang banyak dimanfaatkan sebagai material utama dalam pembuatan poros engkol, rel kereta, boiler, as roda mobil, hingga obeng. Terakhir jenis karbon menengah dengan kandungan karbon sebesar 0,5 hingga 0,6 % banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku dari pembuatan palu serta kereta luncur.

    Baja Karbon Tinggi

    Jenis baja yang selanjutnya adalah baja dengan kandungan karbon tinggi dimana baja yang biasanya dijual melalui distributor besi baja memiliki kandungan berkisar antara 0,6 hingga 0,15 %. Semakin besar kandungan unsur karbon yang dimilikinya maka akan semakin sulit pula untuk dipotong, dibengkokkan, ataupun dilas.

    Baja dengan kandungan karbon tinggi umumnya banyak dimanfaatkan dalam pembuatan palu, pisau, pemutar sekrup, gergaji, hingga kawat.

    Baja Paduan Khusus

    Jenis baja paduan merupakan baja yang tidak hanya terbentuk dari kombinasi antara besi dan karbon, melainkan terdapat unsur tambahan lain. Dimana penambahan unsur ini berfungsi dalam meningkatkan sifat mekanik yang dimiliki baja pada temperatur yang rendah, Selain itu, hal tersebut juga berfungsi dalam peningkatan daya tahan baja apabila mengalami reaksi kimia, serta unsur tambahan tersebut dapat menciptakan baja dengan karakter khusus. Baja paduan berdasarkan unsur serta kadar karbonnya terbagi menjadi dua, yakni baja paduan khusus dan baja kecepatan tinggi (high speed steel).

    Baja paduan khusus terbentuk dan terdiri dari unsur-unsur yang digunakan secara khusus. Proses pembuatan baja khusus sendiri dilakukan dengan cara menambahkan sebuah unsur tambahan atau bahkan lebih yang jenisnya adalah logam. Dengan penggunaan unsur ini akan menciptakan baja yang memiliki karakter sesuai dengan kebutuhan proyek dan keinginan. Contohnya saja adalah baja dengan kekuatan yang lebih, kerat, serta lebih ulet apabila dibandingkan dengan baja karbon lain.

    Baja High Speed

    Baja high speed atau yang dikenal dengan baja kecepatan tinggi merupakan salah satu jenis yang dimanfaatkan sebagai material utama dalam pembuatan perlengkapan memotong. Baja jenis yang satu ini memiliki kandungan unsur karbon yang cukup besar, yakni berkisar antara 0,7 hingga 1,5 %. Sesuai dengan sebutannya, baja kecepatan tinggi dapat menjadikan sebuah alat yang terbuat darinya mampu dioperasikan dengan lebih cepat.

    Baja Kobalt

    Baja kobalt memiliki sifat yang hampir serupa dengan baja kecepatan tinggi. Dimana baja kobalt mengandung kelebihan kobalt. Penggunaan baja jenis ini sangat populer dalam keperluan pengeboran. Baja kobalt memang memiliki tekstur yang tidak sekeras baja kecepatan tinggi, namun baja kobalt tetap dapat digunakan untuk keperluan mengebor beberapa jenis logam tertentu. Umumnya alat bor yang menggunakan material baja jenis kobalt ini mempunyai warna dengan sentuhan warna coklat.

    Baja Kromium Nikel

    Jenis baja kromium nikel ini termasuk kedalam baja khusus yang memiliki karakter kuat serta tahan akan goncangan. Dengan karakteristik yang kuat dan tahan akan goncangan tersebut, baja kromium nikel banyak dimanfaatkan sebagai pelat baja. Selain baja jenis kromium nikel ada juga jenis baja kromium, yang terdiri dari kandungan logam kromium yang cukup besar.

    Perbedaan antara baja kromium nikel dan kromium terletak pada ketahanan yang dimiliki oleh masing masing baja diman jenis kromium memiliki daya tahan yang lebih terhadap korosi atau karat. Baja ini juga terkenal sangat kuat, memiliki sifat yang elastis, serta mudah ditemukan secara alami. Biasanya baja kromium banyak dimanfaatkan pada pembuatan suku cadang kendaraan bermotor hingga mobil.

    Baja Alumunium

    Baja aluminium merupakan jenis baja dengan tekstur yang halus dan memiliki kandungan unsur logam aluminium yang sangat besar. baja jenis ini memiliki sifat yang kuat dan halus. Biasanya baja aluminium dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah-rumah hingga perkantoran sebagai bahan pembuat furniture karena mudah ditemukan di distributor besi baja.

    Baja Konstruksi

    Jenis Baja selanjutnya adalah jenis berdasarkan penggunaanya dalam dunia industri konstruksi yang terbagi menjadi dua jenis yaitu baja konstruksi dan baja perkakas. Dimana baja konstruksi mengandung unsur karbon kurang dari 0,7 %. Seperti sebutannya, baja yang satu ini dibuat khusus sebagai material konstruksi bangungan yang banyak dijual oleh distributor besi baja.

    Baja Perkakas

    Baja perkakas salah satu jenis dari baja yang memiliki kandungan unsur karbon yang mencapai lebih dari 0,7 %. Baja ini banyak dimanfaatkan sebagai kebutuhan pembuatan perkakas, baja jenis ini memiliki karakter yang kuat, tahan pakai, tajam, ulet, mudah untuk diasah dan yang terakhir tahan terhadap panas dan mudah ditemui di distributor besi baja.

    Pastikan untuk pekerjaan kontruksi baja kepada Pabutama Kontruksi karena sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam pekerjaan kontruksi baja, kontruksi bangunan.

  • Ukuran Besi Beton serta Jenis dan Fungsinya

    Ukuran Besi Beton serta Jenis dan Fungsinya

    Besi beton ialah besi yang digunakan guna penulangan konstruksi beton. Sebutan yang juga populer ialah beton bertulang. Besi beton tulangan pada prinsipnya mempunyai dua bentuk yaitu beton ulir dan besi beton polos. Masing-masing juga disebut dengan plain bar dan deformed bar.

    Besi beton yang polos mempunyai penampang bundar dengan permukaan yang lumayan licin maupun tidak bersirip sedangkan besi beton ulir mempunyai bentuk permukaan berupa sirip melintang maupun rusuk memanjang dengan pola tertentu.

    Besi beton mengandung komposisi kimia mulai dari Carbon, Shulpur, Phosphorus dan biji besi.
    Kekerasan material ini sangat tinggi, sehingga kekuatan tariknya juga tinggi. Oleh karena itu besi beton sering digunakan sebagai tulang dalam membuat dinding cor.

    Sejarah Besi Beton

    Perlu diketahui bahwa penggunaan beton pertama kalinya dilakukan oleh warga Perancis bernama Joseph Mounir dan Joseph Lambut. Hal ini terjadi pada tahun 1850. Saat itu keduanya tengah membuat perahu dan beton yang diberi tulang terbuat dari kawat besi disusun secara paralel. Berkat karyanya itu, Joseph Lambot dan Joseph Moenir dinyatakan sebagai penemu dari adanya konsep beton bertulang.

    Pada Tahun 1867 Joseph Munir berhasil mendapatkan hak paten dari karya yang dibuatnya yakni sebuah kolam penyimpanan air yang bahannya terbuat dari beton dan diberi tulang konstruksi anyaman tulang. Besi penggunaan beton ini bisa membentuk konstruksi lebih ringan tetapi bagian betonnya mempunyai kekuatan yang maksimal. Sejak saat itu pula, Josep Munir juga mendapatkan hak paten konstruksi besi beton bertulang pada bangunan sungai besar seperti bendungan jembatan dan lain-lain.

    Pada tahun 1875, William E. Ward, seorang warga dari Inggris membuat bangunan menggunakan konstruksi tulang beton untuk pertama kalinya di Amerika Serikat. Tetapi dia menyatakan bahwa ide tersebut berasal dari buruh yang ada di Inggris. Dua tahun berikutnya yakni tahun 1877, Thaddeus Hyatt yang berasal dari Amerika berhasil membuat sebuah analisa tentang ketahanan beton terhadap panasnya api.

    William E. Ward bukan warga Amerika yang membuat bangunan menggunakan konstruksi beton karena di tahun 1870 Seorang warga San Francisco bernama E.L Ransome sudah berhasil menemukan besi beton bertulang yang bentuknya ulir. Tetapi penemuan E.L Ransom baru bisa mendapatkan hak paten sesudah 14 tahun kemudian yakni pada tahun 1884.

    Keunggulan Besi Beton

    Terdapat beberapa keunggulan menggunakan besi beton yakni sebagai berikut:

    • Membantu memberikan Pondasi yang kuat terhadap suatu bangunan agar bisa tegak sesuaidengan konstruksi yang telah dirancang.
    • Bisa bertahan dalam temperatur yang tinggi sehingga akan cocok digunakan untuk bangunan bertingkat atau high rised building.
    • Sesudah menjadi bangunan dari segi biaya perawatan bisa dikatakan cukup rendah sehingga sangat efisien untuk dipilih.
    • Mempunyai kekuatan struktur yang tinggi sehingga sesudah selesai pembangunannya akan sangat sulit untuk dihancurkan kembali.

    Jenis Jenis Besi Beton

    1. Besi Beton Polos

    Besi beton ini mempunyai permukaan yang mulus dan licin. Dari segi penampungannya pun berbentuk bundar mulus. Besi beton memiliki daya ikat dengan coran beton. Besi beton yang polos lebih mudah ditemukan dan dijual eceran. Besi beton yang polos sifatnya lentur dan cukup mudah untukdibengkokkan serta mempunyai ketahanan tekan minimal 240 Mpa. Secara harga juga lebih murah jika dibandingkan dengan besi beton ulir. Besi beton polos pada umumnya digunakan mengikat beberapa Batang besi beton ulir di dalam 1 konstruksi beton.

    2. Besi Ulir (Deformed Bar)

    Besi beton ulir mempunyai tonjolan yang mirip dengan sirip di sepanjang permukaannya sehingga mempunyai daya ikat yang tinggi. Dengan coran beton bentuk dari sistem ini memang berbeda di tiap produsennya dan ini hanya dijual dalam volume yang besar oleh kontraktor maupun distributor. Besi beton ulir sifatnya kurang lentur dan sungai untuk dibengkokkan sehingga pemasangannya pun cukup sulit daya tahan minimal dari besi beton ini ialah 400 Mpa.

    Fungsi Besi Beton


    Untuk Konstruksi Gedung secara umum besi beton digunakan sebagai rangka utama untuk menyusun struktur bangunan baik itu bangunan yang sederhana maupun yang bertingkat-tingkat. Jelas sekali besi beton untuk menahan dan menarik sekaligus sebagai tulang-tulang dalam proses pembangunan sebuah gedung. Harga besi beton yang cenderung ekonomis dan mudah didapatkan juga menjadi faktor mengapa besi ini sering digunakan. Besi beton akan dimasukkan juga ke dalam besi begel dengan kawat bendrat. Ini untuk mengikat dan memperkuat tulang-tulang bangunan. Pembangunan jembatan, terowongan besar, viaduct dan drainase. Produksi gedung buat sebutan juga bisa digunakan untuk membangun jembatan maupun terowongan. Fungsi jembatan untuk menghubungkan dua area yang berbeda membuatnya harus dibangun dengan struktur yang kuat dan kemampuan yang besar agar bisa dilewati dengan aman.

    Terkait keperluan ini, besi beton ulir mempunyai nilai lebih baik jika dibandingkan dengan besi beton polos. Ulir dalam besi beton ulir akan menciptakan ikatan atau bounding yang lebih kuat antar tulangannya. Corak ulir inilah yang akan berguna untuk memperkuat daya ikat. Sehingga gerakan dari batang terhadap beton tidak akan goyang.

    Standar Besi Beton

    Pada umumnya besi beton mempunyai standar panjang yakni 12 m. Guna membangun gedung-gedung maupun perumahan, ukuran besi beton yang umum digunakan berkisar pada ukuran 12, 10, 8 hingga 6. Walaupun ukuran standar besi beton sudah ditentukan, namun masih banyak ditemukan besi beton yang tidak sesuai dengan standar SNI di pasaran. Dari segi ukuran, besi beton yang tidak berstandar ini akan menyalahi ukuran yang sudah ditetapkan oleh SNI.

    Harga besi beton yang tidak berstandar SNI memang lebih murah jika dibandingkan dengan besi beton yang berstandar SNI. Tetapi perlu digaris bawahi bahwa penggunaan besi beton yang tidak berstandar SNI perlu dicermati lebih lanjut sebab akan mempengaruhi dari segi kualitas konstruksi bangunan yang akan dihasilkan. Besi beton yang mempunyai sertifikat SNI tentu mempunyai toleransi ukuran mulai dari 0,1 hingga 0,5 mm. Memilih besi beton berkualitas sesungguhnya bukanlah hal sulit untuk dilakukan apabila lebih teliti dan seksama dalam melakukannya.

    Demikianlah informasi mengenai besi beton mulai dari asal muasal dan informasi lengkapnya. Hal ini bisa menambah informasi untuk keperluan konstruksi bangunan yang akan dilakukan.

    Berminat untuk mencari besi beton yang berkualitas segera hubungi kami! Pabutama Konstruksindo!

  • Apa Itu K3 Konstruksi? Pengertian, Syarat, Panduan, Perlengkapan

    Apa Itu K3 Konstruksi? Pengertian, Syarat, Panduan, Perlengkapan

    Di dalam area pekerjaan konstruksi , tentu tidak ada yang merasa asing dengan K3 Konstruksi atau Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja. Keberadaan K3 ini mampu menghasilkan kinerja serta hasil optimal lewat jaminan keamanan yang diberikan atasan kepada pekerja di lapangan.

    Pengertian K3 Konstruksi

    K3 konstruksi adalah serangkaian aturan/himbauan yang digunakan sebagai pemberitahuan kepada pekerja bahwa terdapat pelaksanaan terhadap kesehatan, keselamatan, dan keamanan selama bekerja. K3 konstruksi adalah serangkaian aturan/himbauan yang digunakan sebagai pemberitahuan kepada pekerja bahwa terdapat pelaksanaan terhadap kesehatan, keselamatan, dan keamanan selama bekerja.

    Menurut para ahli, istilah ini memiliki arti yang terbagi lagi menjadi area keilmuan dan filosofis. Secara keilmuan, makna dari K3 konstruksi adalah usaha atau upaya yang dilakukan dalam rangka mencegah adanya penyakit akibat kerja, pencemaran lingkungan, peledakan, dan lain-lain. Menurut filosofinya, K3 ini menjadi penanda dari adanya pemikiran sebagai usaha menjamin keutuhan hingga kesempurnaan. Hal tersebut khususnya pada aspek jasmani maupun rohani bagi seluruh tenaga kerja untuk mengutamakan hasil pembangunan yang maksimal.

    Pekerja perlu mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman demi maksimalnya pekerjaan di dalam suatu proyek. Di samping itu, keberhasilan sebuah proyek konstruksi sangat ditentukan melalui performa kerja dari masing-masing orang yang mendukung pembangunannya.

    Tujuan K3 Konstruksi

    Dalam UU No. 1 Tahun 1970, terciptanya rambu-rambu K3 mempunyai peranan yang sangat penting untuk memfokuskan setiap keselamatan dan kelancaran selama proses pengerjaan proyek berlangsung. Aturan dalam undang-undang tersebut juga membahas tentang syarat hingga kelengkapan lain sebagai komponen dari keselamatan kerja.

    Begitu juga dengan tujuannya yang terangkum dalam beberapa hal berikut ini :

    1. Mencegah, mengurangi, hingga memadamkan bermacam-macam risiko kecelakaan,
      kebakaran, maupun peledakan.
    2. Memberikan petunjuk, arahan, atau kesempatan jalan sebagai sarana penyelamatan diri pada
      suatu keadaan darurat yang sedang terjadi.
    3. Mampu menyalurkan pertolongan serta sebagai alat perlindungan ketika terjadi suatu
      kecelakaan maupun keadaan darurat tertentu.
    4. Melakukan pengendalian terhadap penyebarluasan kotoran, suhu, suara, angin, getaran,
      maupun faktor-faktor yang mempengaruhi lainnya.
    5. Melaksanakan pengendalian terhadap timbulnya suatu penyakit karena kerja, entah itu psikis
      maupun fisik.
    6. Penyelenggara dari aktivitas penyegaran suhu, udara, dan kelembaban.
    7. Memberikan penerangan yang sangat mencukupi pada kondisi darurat.
    8. Mengatur langkah-langkah pengamanan sekaligus kelancaran pada proses evakuasi keadaan
      darurat sekaligus menjadi sarana pemeliharaan bangunan.
    9. Menghasilkan adanya keserasian antara tenaga kerja dengan lingkungannya melalui aktivitas
      pemeliharaan kebersihan lingkungan.
    10. Penyesuaian dan penyempurnaan bermacam-macam pengaman selama bekerja.

    Prinsip Kerja K3 Konstruksi

    Dalam pelaksanaan setiap kegiatan dalam proyek konstruksi, perlu adanya prinsip kerja K3 dalam mencapai tujuan seluruh pihak. Atasan mampu memperoleh hasil proyek yang sesuai dengan perencanaan, sedangkan pekerja mampu memaksimalkan performa lewat lingkungan dan aturan yang menjamin kinerjanya masing-masing.

    Berikut ini beberapa prinsip kerja yang perlu diterapkan oleh seluruh K3 konstruksi :

    1. Penyesuaian Kelengkapan Administrasi
      Masalah administrasi maupun surat menyurat harus sudah lengkap di awal pembangunan Dimulai dari pendaftaran proyek kepada departemen kerja daerah pembangunan, pembayaran asuransi bagi tenaga kerja, dan sebagainya. Sedangkan, bagian surat menyurat biasanya membutuhkan surat izin pemakaian jalan maupun fasilitas umum yang ada.

      Selain itu, juga surat keterangan penggunaan alat berat karena mampu memberikan pengaruh tertentu bagi masyarakat sekitar. Prinsip ini juga berjalan dengan baik apabila terdapat komunikasi dan pemberitahuan soal proyek konstruksi kepada pemerintah sekaligus instansi setempat yang bersangkutan.
    2. Penyusunan Safety Plan Salah satu rencana dalam pelaksanaan K3 ini dapat menunjang keberadaan pembangunan yang lebih lancar. Setiap tenaga kerja tentu membutuhkan jaminan atas aktivitas maupun kegiatan konstruksi yang aman, nyaman, dan terhindar dari adanya penyakit maupun kecelakaan. Kondisi tersebut ikut menimbulkan adanya produktivitas optimal selama masa kerja berlangsung.

      Terdapat beragam regulasi yang ditetapkan dari safety plan pada ranah K3. Hal tersebut mencakup pembukaan dari gambaran proyek sekaligus hal-hal yang harus diperhatikan, risiko kecelakaan dan upaya pencegahannya. Selain itu, juga tata cara mengoperasikan alat-alat kerja dengan baik, hingga alamat dari instansi penyelenggara maupun yang bersangkutan
    3. Pelaksanaan serta pelatihan Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja Prinsip
      ini dilaksanakan melalui kerjasama yang transparan dan saling mendukung pada safety plan dengan perusahaan terkait. Pelaksanaan dapat terwujud dalam bentuk pengawasan khusus oleh K3 konstruksi.

      Kegiatan pengawasan terdiri dari safety patrol, safety supervisor, serta safety meeting. Masing-masing unsur memiliki peranannya masing-masing terhadap kesuksesan dan pencapaian tujuan pengawasan.

      Aktivitas tersebut biasanya terlihat dari pengawasan tahapan konstruksi, pengendalian jalannya pelaksanaan K3 dengan tepat, pemantauan K3 sesuai aturan yang berlaku. Selain itu juga membahas sekaligus mengevaluasi berbagai laporan yang dihasilkan saat proses patroli dan supervise.

    Perlengkapan Dalam K3 Konstruksi

    Melaksanakan serta menerapkan K3 dalam dunia konstruksi tentu memerlukan alat-alat dan perlengkapan lain yang diperuntukkan secara khusus dalam bidang tersebut. Umumnya, perlengkapan bermanfaat pada saat promosi hingga kegiatan yang dilaksanakan di lapangan.

    Perlengkapan yang sesuai standar tentu akan menunjang keamanan yang lebih optimal. Setiap tenaga kerja dari K3 harus mampu memenuhi kebutuhan perlengkapan berikut ini :

    1. Bendera K3 yang dipasang selama aktivitas promosi berjalan.
    2. Sign board K3 yang isinya rambu-rambu maupun slogan khusus yang perlu ditegakkan.
    3. Kacamata safety dalam melindungi mata sebagai organ vital dalam bekerja di lokasi proyek.
    4. Pelindung bagian wajah dari debu atau material berbahaya, seperti masker atau face shield.
    5. Ear plug dan ear muff sebagai alat khusus dalam melindungi fungsi pendengaran akibat
      lingkungan kerja yang cenderung sangat bising.
    6. Safety helmet untuk melindungi bagian kepala dari benturan, kejatuhan, atau pukulan.
    7. Sepatu boot atau sepatu pelindung yang berfungsi melindungi kaki dari kondisi lingkungan
      tidak memungkinkan.
    8. Safety gloves yang disarungkan pada kedua tangan

    Keberadaan K3 konstruksi dapat menjamin adanya komponen-komponen yang diperlukan oleh setiap tenaga kerja dalam menyelesaikan proyek pembangunan terkait. Regulasi, prinsip, maupun ketentuan perlengkapan dapat mendukung kinerja K3 yang sesuai dengan prosedur standar operasi